It’s all about my mom..


hari ini memang bukan hari ibu..

hari kartini???.. sudah lewat jauhhhhhhhhh..

Hari ulang tahun mama saya???… ah sudah lewat juga..

Hari ini seperti hari hari kemaren dimana SAYA lagi have nothing to do sejak keluarnya SK mutasi itu.. (pindah belum, tp kerjaan udah di handle orang lain)..

Bedanya.. hari ini saya emang lagi pengen nulis tentang mama saya (sosok wanita biasa boleh gak kalo ditambahin penggemar sinetron yang membesarkan saya, selalu ada untuk saya, bahkan sampai saat ini)..😀

Perempuan yang saya panggil mama itu bernama asli Pertiwi Puji Rahayu, lahir di Kendal, 21 Maret 1959.. Menikah dengan lelaki yang kemudian saya paggil Bapak pada 20 Oktober 1980..

Sebelumnya, mama sempat bekerja,.. Tapi kemudian memutuskan untuk menjadi FTM setelah menikah, untuk mengabdi sepenuhnya pada suami..

Mama ini typical orang yang selalu nrimo, terhadap apapun yang sudah digariskan oleh ALLAH padanya. BUkan berarti mama orang yang mudah menyerah, mama selalu menghadapi segala kesulitan dengan Berdoa. Sambil berdoa, dia jalanin aja apa yang ada di hadapannya. Mama selalu yakin, Allah tau yang terbaik untuknya..

Mama selalu mengalah, jarang melawan (terhadap Bapak, orangtuanya, mertuanya, saudara yang dituakan, bahkan anak anaknya).. Sejauh yang saya lihat sampai saat ini, kalau rasa jengkel sudah tidak bisa dibendung lagi, paling mama cuman menangis…

Mama adalah ibu sejati, pinter masak, hoby beres beres (blio pusing kalo udah seminggu bak mandi belum dikuras :P),pandai menjahit ( termasuk bikin keset kaki handmade dari handuk bekas buat di dapur), telaten..

Mama bersedia ikut saya ke lampung, karena kasian pada cucunya ( ayahnya jauh…demikian blio berkata) meskipun saya tau, blio punya kehidupan sendiri (dengan teman dan keluarga) di kendal. Kamipun masih ada rumah di semarang (rumah impiannya ketika berumah tangga dengan bapak). Tapi mama lebih memilih ikut saya. Menyewakan rumah semarang pada orang lain, meninggalkan rumah kendal (peninggalan orangtua-Bapak) begitu saja dan memilih ikut saya.

Mama tidak pernah merasa hidupnya terkekang karena ikut saya. Menurut mama, tujuan awal adalah menjaga syauqi. Maka asalkan masih ada syauqi, mama gak akan mengeluh untuk BOSAN dan PULANG ke kendal…

Sampai hari ini,.. mama masih bangun lebih pagi dari saya (tahajudnya gak pernah absen..), membuat teh panas untuk bapak, memanaskan lauk untuk sarapan saya, menyiapkan sarapan untuk syauqi (meskipun saya sudah meminta, Biar saya yang kerjakan), memandikan syauqi kalo saya kesiangan (karena aja syauqi jalan – jalan pagi & suapin syauqi), membereskan rumah, belanja ke tukang sayur di depan rumah, bermain dengan syauqi.bahkan mengintip sebentar ke kamar tidur saya (cuman sekedar memastikan, apakah ada selimut  / baju syauqi atau saya yang tersingkap (takut masuk angin bow), mengecilkan AC, mencari nyamuk (sekaligus ngecek apakah obat nyamuk udah dinyalain).

Saya memang bukan mama.. saya sangat jauh berbeda dengan mama.. Tapi saya ingin menjadi se TOTAL mama dalam mengurus suami – anak (ah.. keluarga kecil saya)..

Sampai hari ini, mama tidak pernah meminta yang berlebihan pada saya… Apapun yang saya bawakan untuk nya, mama pasti suka..

Satu mimpi mama adalah, naek haji bersama Bapak..

Allah ya Rabb.. ijinkan aku mengabulkan keinginannya..

1 Komentar

Filed under Uncategorized

One response to “It’s all about my mom..

  1. Ping-balik: wiken kejar tayang… « when live is like come by to have a drink…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s