28 bulan : empathy,hot wheels, chocolate lover, etc


pinjem motor oom bengkel AC, senangnyaaaaaaaaaa...πŸ˜€

 

Sabtu, 15 Januari 2011 kemaren, syauqi genap 28 bulan. Masih seperti bulan lalu, proses TT alias Toilet trainingnya masih terus berlangsung. Total 2 bulan sudah si bocah ini lepas POSPAK. siang – malam – di rumah maupun bepergian, meskipun TT untuk pupup nya masih saja belum bisa dibilang berhasil, tapi di bulan kedua ini kami saya lebih santai dan sabar dalam ngadepin hal ini, yaaa setidaknya dibanding bulan bulan sebelumnya.. Alhamdulilah..

Apalagi yaa? perkembangan syauqi??

Sharing & empathy.

waktu usianya 26 bulan, di awal kepindahan kami ke rumah baru, saya sempat khawatir sama sifat moody anak ini. Saya takut hal ini membuat dia susah bergaul dan berbagi dengan teman sebaya nya. Kalau susah bergaul, bagaimana kehidupan sosialnya nanti?? Kalau susah berbagi, bagaimana nanti kalo dia punya adik???πŸ˜€πŸ˜€

Syauqi memang jaraaang sekali keluar rumah untuk main bersama teman sebayanya. Di komplek tempat tinggal kami memang banyak anak seusia syauqi ( 1 – 2 tahun), biasanya anak anak itu diajak pengasuhnya untuk makan (sarapan / makan sore) sambil berkeliling komplek, gak jarang sambil makan – mereka ‘ngumpul’ di salah satu sudut perumahan, atau di rumah siapaaa gitu. Cara ini memang dirasa efektif oleh beberapa ibu untuk mendongkrak nafsu makan anaknya dan juga kemampuan bersosialisasi. Gak heran kalau di komplek tempat kami tinggal, para babies & todlers ini lebih gawul dan lebih dikenal dari pada emak nya..

Nah, gimana dengan syauqi?? rasanya saya pernah cerita *entah di postingan mana* kalau saya memang tidak mengajarkan anak makan sambil jalan jalan. Saya ingin mengajarkan pada syauqi kalo makan itu di rumah atau di tempat makan lainnya *restoran – warung makan – food court* dll. Beruntung dalam menerapkan aturan ini, syauqi manut manut aja. Syauqi hampir gak pernah susah makan. Meskipun makan di rumahΒ  syauqi tetep habis banyak. Jadi – gak perlulah diterapkan makan sambil jalan jalan itu. Mungkin keadaan akan berubah kalau syauqi susah makan. Kalau itu terjadi, saya akan memilih untuk break the rule yang penting anak ini mau makan..πŸ˜€πŸ˜€

KOndisi ini yang mengakibatkan syauqi jaraaang bergaul dengan lingkungan nya. Syauqi memang biasa jalan pagi dengan saya di hari kerja atau dengan ayah di akhir pekan *biasanya jam 5.30 – jam 6.00* Β jam segitu, biasanya anak anak seusianya belum pada bangun.. hehehhehe, atau para ART dan ibu ibu swibuk menyiapkan keperluan keluarga di pagi hari, dan umumnya para bapak sedang mencuci / ngelap ngelap mobil.. Jadi, sepagi itu, gak mungkin juga bisa ‘ngumpul’ bareng bocah laen.

Siang hari, saat saya di kantor, syauqi cukup nyaman dengan kondisi rumah. Bernyanyi sambil diiringi gitar sama eyang bapak, baca buku cerita sama eyang bapak, bantuin eyang mama masak, siram siram bunga, nonton dvd , dll. Inilah mengapa, di siang hari syauqi tidak pernah keluar untuk sekedar main dengan teman sebayanya. Kalau pun bermain, mungkin temannya yang datang ke rumah, dan itu tidak banyak.

Sore hari, saat bocah bocah kembali ‘ngumpul’ sambil makan sore, syauqi tetap tenang maem di rumah, sambil sesekali bolak balik ke teras. “nunggu bunda dateng”, gitu katanya..πŸ˜€πŸ˜€

Malam hari, dia terlalu sibuk dengan saya… Padahal beberapa kali saya lihat, beberapa orang ibu ibu blok sebelah banyak yang ‘ngumpul’ di salah satu rumah tetangga.. Ahh, mungkin salah saya yang tidak pandai bersosialisasi, tapi sungguh, saat malam tiba, saya terlalu capek kalau harus keluar hanya untuk ngobrol dengan tetangga. Bagi saya, malam hari adalah recovery time. Saatnya menghimpun tenaga untuk esok hari.πŸ˜€πŸ˜€

Saat wiken, ahhh saya lebih suka menghabiskan waktu bertiga saja!! dengan suami dan syauqi, rasanya lebih indah deh..πŸ˜€πŸ™‚

Keadaan seperti ini yang membuat saya bingung dan putar otak mencari cara agar syauqi bisa ‘kenal’ dengan kawan seusianya. Mengajarkannya konsep berteman-berbagi – empathy dsb..

Dimulai dengan tetangga terdekat kami.. Putri nya berusia 1,5 tahun. Nabila namanya, Sangat aktif – ramah – dan berani. Awalnya, syauqi enggan bermain dengannya. Di suatu wiken, saya mulai dengan bermain bola bersama. Bola punya syauqi adalah boneka berbentuk bola yang lembut sementara bola nabila lebih kecil tapi menyerupai bola asli dan terbuat dari karet. Syauqi ‘tertarik’ dengan bola nabila dan begitupun sebaliknya. Kemudian bola saya tukar dan meskipun mereka masih enjoy dengan bola masing masing. Namun sesekali terlihat mereka main bersama. Sejak itu, mereka sering bermain bersama, dengan pengawasan kami – orangtuanya tentunya. Bahkan kalo terdengar suara nabila menangis dirumahnya, syauqi akan berkata “jangan angis biyaa.. “. Suatu perkembangan yang sangat bagus pastinya buat syauqi.

Selain bersosialisasi, saya juga mulai mengajarkan syauqi arti berbagi. Misalnya, ikut serta mengajak nabila muterin kompleks yang jadi acara rutin syauqi setiap pagi. Syauqi bahkan mengajak, ” ayook biyaaa, ikut Oi putan putan cama Bunda“.

Seiring berjalannya waktu, bukan hanya dengan nabila saja dia mau berbagi. Kemaren, Syauqi juga dengan sukarela membagi biskuit egg drop nya dengan yasmin – tetangga blok sebelah. Bunda tau, syauqi suka sekali biskuit egg drop. Memang terlihat pada saat makan biskuit, dua bocah itu keliyatan cepet cepetam ngambil.. hehehhehe, tapi yang bikin bunda bangga – syauqi mau membaginya dengan yasmin. Meskipun setelah yasmin pulang dan menyadari kalo biskuitnya habisΒ  *stok di kulkas juga habis* syauqi ngambeg!!! hahhahahah…

Oia, semakin besar, syauqi juga semakin memahami kondisi orang disekitarnya. Yang nampak terlihat adalah kepeduliannya dengan kesehatan eyang bapak. Seringkali terdengar ucapannya “ Bapaak kalo ke Bakang pake candal nanti cucuk paku” , “ati ati kalo ke kaman mandi, nanti pecet bapak”πŸ˜€πŸ˜€

Suatu hari, menjelang tidur siang, Seperti biasa eyang bapak membacakan buku cerita untuk Syauqi. Kali ini syauqi yang memilih sendiri buku cerita yang akan dibacakan. Dan syauqi memilih buku cerita Barney dan kereta api warna warni. Saat membacakan cerita, Bapak berkali kali menyebut barney sebagai bernard. Tapi syauqi tetap diam dan menyimak tapi tidak mengoreksi. *jangan harap ini terjadi kalau saya – ayah – eyang mama yang membacakan cerita, kalo salah si bocah akan ngeyel to the max*. Sampai Adzan zuhur berkumandang dan eyang bapak menghentikan membaca cerita untuk berwudhu dan solat zuhur. Eyang mama * yang sedari tadi swibuk di dapur* bergantian membacakan cerita untuk Oi. Dan saat itulah syauqi bilang ke mamah sambil setengah berbisik. “mamah tadi bapak calah, ini baney bukan binad”πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€ . Seolah dia tidak mau si Bapak ini ‘terluka’ hatinya karena salah membacakan cerita.:mrgreen:

Hot wheels mania..

Duluu syauqi memang sempet suka banget sama Thomas and Friends. Dia excited sekali sama segala sesuatu berbau kereta api. Tapi sejak lihat seri Thomas, yang menceritakan Gordon yang menabrak gerbong berisi selai strawberry sehingga selai berwarna merah *seperti darah* itu membasahi ‘wajah‘ gordon, Syauqi jadi takuut sama Thomas. Dvd thomas nya dibiarin aja teronggok di rak. Kalau bunda atau ayah tawarin nonton thomas, dia serta merta menolak. Meskipun begitu, syauqi masih tertarik sama kereta api. Sebagai ganti thomas, bunda belikan dvd chuggington yang gak kalah menariknya..

Selain thomas, syauqi juga suka sama film disney Cars. pagi – siang – sore – malem selalu minta di stel in dvd cars. Bunda sama ayah sampe apaal banget deh ceritanya.. hehhehe. Nah, karena suka sama tokoh tokoh cars ini. Ayah ‘berinisiatif’ beliin mobil mobilan hot wheels. Syauqi menyebut mobil mobilan itu ‘quin kecil’ (quin = lightning mc queen, tokoh utama cars).Sampai sekarang syauqi sudah punya 6. Dan mungkin akan terus bertambah. ayah nya juga suka seeeh,πŸ˜€ hahhahah. Syauqi sayaang sama semua koleksinya. Bahkan tidur dan pergi pun dia selalu menggenggam salah satu koleksinya..

Chocolate lover..

gak sampe addict banget sih yaaa. Tapi syauqi suka banget sama coklat. Coklat ini jadi cemilan andalan kalau kita pergi jauh. Selain susu kotak dan egg drop tentunya. Selain buah, Sampai saat ini syauqi hanya mengenal cemilan cemilan itu. Kita memang sepakat tidak memperkenalkannya sama permen dan chiki chiki an dulu, ntah sampai kapan.

Oia, karena selalu dibiasakan makan makanan rumahan, syauqi jadi anak yang tidak suka jajan alias makan diluar. Berbanding terbalik dengan bunda nya yang sangat suka jajan dan makan di luar.πŸ˜€πŸ˜€ . Jadi ceritanya, sejak umur 2 tahun, bunda agak membebaskan syauqi untuk sesekali ikut makan diluar. Misal makan bubur ayam minggu pagi di lapangan saburai – disembur, makan lontong pake telor – dilepeh, makan bakso tanpa kuah dipotong kecil kecil pake mi putih – cuman dimainin doang, makan nasi goreng sol*r*a – cuman diambil telor nya doang..

tercatat cuman perkedel K*C aja yang mau dia makan..πŸ˜€πŸ˜€

Selidik punya selidik, ternyata syauqi tidak suka makanan yang rasa MSG nya terlalu kuat. ahhhay…. meskipun ini akan menyusahkan kami kalau harus membawanya travelling – karena meski bawa bekal terus menerus, tapi Bunda rela nakk..πŸ˜€πŸ˜€ *tapi kalo roti alhamdulilah dia doyannnn*

Apalagi yaaa??

Owh, dia mulai suka bernyanyi dimana saja!!!!πŸ˜€πŸ˜€ , hahahha, belom selancar kak dita *hebat banget ka dita*πŸ˜€ , mungkin karena syauqi masih malu malu mengerahkan seluruh kemampuannya..:mrgreen: .

Dan berikut beberapa foto syauqi tepat diusianya ke 28 bulan sabtu kemaren..

5 Komentar

Filed under syauqi ku

5 responses to “28 bulan : empathy,hot wheels, chocolate lover, etc

  1. Bang Oi, tosss dulu!! Raja jg mengkoleksi mobil2an hot wheels *klo Raja nyebutnya Obil keciiillll* yg tentu aja hasil perkenalan papanyaπŸ˜€ gara2 mobil2an hot wheels itu, Raja ngerti mana yg mobil sedan, SUV, dan mana yg mobil sampahπŸ˜€

    Mgkn anak2 seneng karena ukurannya mini gitu kali’ yah Put, jadi pas aja di genggamannyaπŸ˜€ Aku jg seneng, soalnya ntu mobil2an gak gampang rusak walopun dibanting2:mrgreen:

  2. Wah…Oi sayang banget sama Ayah ya, sampai Ayah gak mau terluka kalau dikoreksi langsung kesalahan nyebut Barney dengan Bernard. Mungkin krn jarang ketemu Ayahnya ya Bun. Dita juga suka mobil2 an, kalau dibeli-in yang hot wheel gitu rekasinya gimana ya? hehehe.

    Soal nyanyi, sebentar lagi Oi juga pasti lancar menyanyi semua lagu. Ayo nak, jangan malu2, keluarkan segala kemampuanmu hehehe.

    Met UlBul ya sayang. Selalu sehatπŸ™‚

  3. Puuuutttt, mangap neh baru sempet mampir kesini. Setelah ampir 3 minggu inet diblokir, gw mulai nyicil2 BW disela2 mula yang melanda. Gile, hamdun yang sekarang parah boo. banyak makanan yang kaga bisa masuk (nasi, sayur yang dimasak, jadi kalo makan sayur dibikin gado2/salad, ikan, cumi, udang, segala yang bau2)😦

    Btw lama2 Oi juga bakalan pinter nyanyi ko Put. Zahia juga urusan nyanyi belom seberapa pinter (belom bisa hapal seluruh lirik lagu), tapi kalo joged jangan ditanya, nomer satu dah!

    Hihihi Zahia jjga walopun cewe suka maen mobil2an. Boleh ga kapan2 Zahia pinjem mobilnya Mas Oi??πŸ™‚

  4. wuaa kkOi makin pinter yaa…met ulbul yaa kkOi,tetep sehat yaa..Keisha sampe skrg msh suka sm thomas,pada dasarnya suka semua tp yaa emang ga terlalu addict gt..dia mah addictnya sm iklan,he2..

    • putilaksmi

      sama banget sama ponakan ku looh mba. seneeeeng banget sama iklan. Kalo di tipi lagi iklan dan diganti, dia marah marah… hahahhaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s