2012.. Akhirnya Nge Blog lagi…


#scene : iket jilbab – singsingkan baju – sapu di tangan kanan – kemoceng di tangan kiri – lap di pundak#

Bersihin blog yang lamaaaa dianggurin…:mrgreen:

Gak kerasa ya, udah hari terakhir di bulan Januari 2012.. Rasanya baru kemaren heboh taon baruan dan sibuk sama rentetan pekerjaan akhir tahun. Rasanya pun baru kemaren menikmati kembang api tetangga dari Dak belakang rumah kami..

Jadi, sibuk apa? Ngapain aja? ada cerita apa? kok lamaaa amat nggak nge blog??

Jujur, lagii nggak sibuk ngapa ngapain. Cuman sedang ingin menyendiri, meresapi makna hidup dan mencoba melogika tentang apa yang tengah saya hadapi.. Hmmmm, Nampak berat??😉 .. Oke, mari kita ceritakan dengan bahasa yang lebih lugas dan sederhana yaa…🙂🙂

Tahun baru, tentunya ada banyak sekali rencana baru,  pengharapan dan keinginan. Semua berawal dari tawaran seorang teman, yang sangat menggiurkan pada Awal November 2011 lalu. Hmmm, dan kayaknya saya pernah singgung disini ya? tentang sesuatu yang diharapkan dapat membawa perubahan besar dalam kehidupan rumah tangga kami??  :) .

” Ada formasi kosong di Divisi ku, bisa kah kamu ke sini? Bawa serta CV mu, siapa tahu ini rejekimu dan keluargamu .”

Segera saya telfon suami tentang tawaran ini, bercerita bahwa kesempatan untuk tinggal di kota itu datang – melalui teman saya. Tak lupa cerita kepada orangtua kami, untuk mensupport melalui doa, Mohonkan yang terbaik, untuk keluarga kecil ini.

Dan memang, saat kita meminta yang terbaik kepada Allah, maka apapun hasil akhir yang kita dapat – maka itulah keputusan yang paling baik. Meskipun yang terbaik untuk saat ini adalah tetap menjalani kehidupan terpisah seperti ini.  :(  .

Saya hanya manusia biasa. Bahkan setelah berkali kali mencoba merenung – bersabar dan meyakini bahwa Allah sedang mempersiapkan yang terbaik untuk keluarga kami, saya tetap kecewa .  Sepertinya semua perjuangan yang sudah saya lakukan kemaren sia sia. Tidak kah mereka tau, bagaimana beratnya hidup terpisah pisah seperti ini? Sekuat dan setegar apapun saya berusaha untuk mandiri, Pada akhirnya saya mesti menyadari kalau kehadiran suami di sisi saya sangat penting. Ingatan ini kembali berputar pada masa saat anak dan orangtua sakit. Saat mobil mogok di jalan dan saya kebingungan mencari bantuan dan Hey!! bahkan saat penat melanda, mengganti Galon air mineral atau tabung gas 12 Kg pun jadi terasa amat berat.😦

Terbersit pula di pikiran saya, beberapa teman yang amat sangat beruntung karena mereka memiliki seseorang untuk diandalkan – seandainya bisa saya menggambarkan, betapa iri nya saya..

Kali ini, cukup lama saya merenung..

Saya memang kecewa, amat sangat kecewa. Tapi jika saya terus menerus kecewa dan menyesal, apa jadinya hidup saya?

Saya masih punya suami yang perlu disupport di kariernya, punya anak yang harus di didik dan ada orangtua yang harus dibahagiakan di hari tua nya.

Alangkah ruginya hidup saya kalau hanya diisi dengan penyesalan dan kekecewaan??

Hidup harus terus berjalan, apapun yang terjadi. Masih banyak segudang rencana yang perlu dijalankan, sudah banyak sekali berkah dan nikmat yang saya dapatkan..

 Al Insyiraah (Kelapangan) 1 – 8:

1. Alam nasyrah laka shadrak.
1. Bukankah Kami telah melapangkan dadamu
(Muhammad),
2. Wa wadha’naa ‘anka wizrak.
2. dan Kami meringankan bebanmu yang berat,
3. Alladzii anqadha zhahrak.
3. yang memberatkan punggungmu.
4. Wa rafa’naa laka dzikrak.
4. Dan Kami tinggikan namamu.
5. Fa inna ma’al ‘usri yusraa.
5. Maka sesungguhnya beserta kesukaran ada
kemudahan,
6. Inna ma’al ‘usri yusraa.
6. sesungguhnya beserta kesukaran ada kemudahan.
7. Fa idzaa faraghta fan shab.
7. Maka apabila engkau telah selesai
(dari suatu urusan), maka kerjakanlah
(urusan yang lain) dengan sungguh- sungguh.
8. Wa ilaa rabbika far ghab.
8. dan hanya kepada Tuhanmu hendaklah engkau berharap.

Saya harus bangkit, saya harus semangat menjalani ini semua dengan penuh rasa syukur. Bahkan kalau saat ini kami hanya boleh menikmati kebersamaan ini di tiap akhir pekan, maka akan saya buat akhir pekan kami menjadi yang terspesial. Dan bahkan kalau saya hanya bisa menjalankan peranku sebagai istri yang sesungguhnya di tiap akhir pekan, makan akan saya jadi kan ia sebagai suami paling beruntung sedunia..😀😀😀

Berusaha.. Berdoa ..Bersyukur

 

 

#note : QS Al Insyirah, sumber disini.

8 Komentar

Filed under myself and I

8 responses to “2012.. Akhirnya Nge Blog lagi…

  1. Putiii…kangeeennn!!! *peyuk eyat:mrgreen: *

    Terus semangat ya Put, kita selalu sepakat kalo Tuhan selalu kasih yang terbaik kaannn…walo rasanya berat tapi Tuhan pasti punya rencana yang indah kan😉

  2. Mbaaaaaaaaaaaaa…. terharu banget aku bacanya:( dengan pengalaman LDM yang sama aku tau banget gimana beratnya menjalaninya, namun seperti yang Mba tulis, yakin Allah Swt punya rencana yang indah dibalik semua ini, semoga kemudahan dan ridhonya selalu menyeretai ya Mba….amin….
    semangatttt!!!

    • putilaksmi

      Amiinn,,,
      Berat memang mbaa, tapi aku justru ingin buktikan kalau keluarga kami tetap solid, tetap kompak. Dan sejujurnya tak ingin sedikitpun aku terlihat lemah dan susah karena berjauhan seperti ini (meskipun jujur, sangat berat untuk bisa terlihat seperti itu ==> bahkan postingan ini sudah menunjukkan kalo aku patah semangat.😦 . Tapi gakpapa, anggap ini sebagai kenangan bagi perjalanan hidup kami:) ).

      Mari saling support ya mbaa, hasbi rabbi jalallah.. cukup Allah sebagai pelindung ku, dan keluargaku..

  3. saya sangat tauu Bun apa yg dirasakan,mmg tak mudah hdp terpisah dg suami.bahkan jauh dr anak + ortu.3tahun wkt yg lama bagi saya tp saya sm dg bunda,menjalani sj apa yg ada,krn sy yakin smua akan indah tepat pd wktunya.ttp sabar yaa Bun,syukuri kondisi yg ada,bersyukur bunda tinggal bersama ortu.semua mmg sudah mjd keputusanNYA kok bun. seperti saya,3tahun terpisah,dan saat sudah kumpul ga lama saya diuji lg dg kepergian Ayah saya..jujur berat bgt jika dirasa tp yaa inilah hidup..kudu trs disyukuri.
    smg bunda dan kel segera berkumpul yaa bun..amin

    • putilaksmi

      Makasiy support nya bund..

      Hidup harus terus berjalan, apapun yang terjadi. Al Fatihah untuk Ayahanda-nya smoga diberi tempat terbaik di sisi NYA, sungkem untuk ummi nya.. Smoga selalu dikuatkan dan diberi kesabaran..

      Sehat sehat yahh bumil…

  4. iya yah, memang jauh2an itu nggak enaaaakkk
    semoga dimudahkan dan ada jalan untuk bisa kumpul sama suami ya mbak
    aminnnnn

  5. Iyaa Bun..pasti,Alfatihah selalu kami kirimkan utk Alm.Ayah.Terima kasih Bunda..
    Setiap manusia mmg diuji dg berbeda2 masalah,tp ringan ga nya tergantung dari qt ya bun,insyaAllah jika qt ikhlas dan yakin pst semua terasa ringan.Bismillah…Allah lah yg menguatkan kita.
    Salam utk oi dan Eyang Bapak-Ibu nyaa ^.*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s