4 Years..

“Pratikele wong akrami, dudu brana, dudu warna, Amung ati pawitane”

Terjemahan bebas :
Jatuh cinta (Menikah) itu bukan karena Harta, bukan karena rupa, tapi bermula dari Hati..

Kalimat itu tertuang di bagian belakang undangan pernikahan kami, 21 Desember 2007.

Ya, sudah empat tahun berlalu, dan masih kumaknai kalo rasa cinta yg timbul ini berasal dari hati. Harta bisa dicari kalau kita punya keteguhan hati. Dan aku pun meyakini, cantik rupa akan terpancar dari kebahagiaan hati.

Empat tahun berlalu, bukan tanpa hambatan, bukan tanpa perdebatan, dan bukan tanpa tangisan.

Perdebatan yang pada akhirnya membuatku tersadar bahwa memilikiku adalah tanggungjawab terbesarmu.. Dan adalah wajib bagimu, untuk selalu membimbingku dan melindungiku..

Membimbing adalah selalu mensupport dan percaya terhadap apapun yang aku lakukan. Tanpa pernah membatasi, tanpa pernah mencurigai. Keyakinanmu bahwa atas ijin Allah, aku bisa melewati masalah yang seringkali terlalu sederhana untuk kukeluhkan.

Dan aku bahagia, karena kamu melindungiku dengan caramu. Melindungi tanpa mengekang. Melindungiku dengan cara meyakinkanku, bahwa kamu selalu dalam kondisi baik – sehingga aku tak perlu khawatir berlebihan.

Terimakasih atas 4 tahun yang penuh dengan pelajaran hidup yang berharga..

Terimakasih atas segala bentuk ekspresi cinta yang kau tunjukkan saat mencoba berbagai masakanku, saat aku mengubah model rambutku, saat aku hanya menjawab telponmu dengan menggumam tidak jelas -karena sudah sangat mengantuk, saat aku sedang sangat jenuh dengan pekerjaan kantor dan Bahkan saat ku bukakan pintu rumah di Sabtu pagi, Dengan mata sayu, bibir ileran dan rambut awut awutan. :mrgreen:

Sungguh hati ini nyaman bersamamu. Tak perlu berubah jadi seperti seseorang untuk dapat memikatmu. Tak perlu berubah menjadi seperti apa yang engkau mau untuk membahagiakanmu. CUkup jadi diriku sendiri, yang seringkali egois, moody, slordig dan mau menang sendiri. :mrgreen:

4 tahun dan seterusnya, smoga Allah senantiasa memberkahi pernikahan kita. Sakinah, mawaddah, warrahmah…

4 Komentar

Filed under husband, myself and I

Sabtu cepatlah datang…

Sudah kamis, ndak sabar rasanya menunggu sabtu untuk segera tiba..

Ya, sabtu ini,  Birpun pusing dengan jadwal pentas seni sekolah Oi dan Family Gathering kantor yang ‘bertabrakan’, tapi rasanya senang – karena Ayah datang… *sudah 3 minggu yeee, ndak ketemu.. ;) *

Sambil menunggu Sabtu, agaknya kami mesti puas hanya dengan foto foto ayah aja.. :D :D

Dan… foto oleh oleh, yang sebagian lainnya masih disembunyikan *susaah bangeet siih yah, ngasih tau ajaaaa*… :mrgreen: :mrgreen:

 Oleh karena itu, mari kita kembali bekerja, supaya kerjaan tidak menumpuk, dan dapat berakhir pekan dengan aman dan nyaman serta tanpa gangguan, Amin.

Sekian, Wassalam.. :) :)

1 Komentar

Filed under husband

Terjadi Lagi…

Kejadian itu terulang lagi…

Sabtu dini hari, mama kembali berlari ke kamar saya – mengguncang badan saya dengan keras dan berkata setengah berteriak, ” Bapak jatuh lagi di kamar mandi.”

Bergegas saya Bangun, setengah sempoyongan karena belum tersadar benar.

Kudapati Bapak, tengah duduk di kursi malasnya. Tatapannya Kosong, tapi bibirnya tak henti berdzikir. Kupegang lengannya, Dingin.. Lalau kutanya, “Bapak, nggak papa toh?” beliau cuman menggeleng tapi bibirnya terus berucap dzikir..

Sambil mengganti Baju Bapak yang Basah kuyup, mama bercerita, ” Mama tadi denger bapak ke Kamar mandi – kok kayaknya ada suara tempat sabun jatuh, terus suara bapak nyiram pake gayungnya – kayak nggak pas. Untung mama cepet datang, mama emang nggak iso tenang kalo bapak ke Kamar mandi pagi pagi, Kalau mama nggak cepet, entah gimana karena posisi jatuh bapak ke depan – jadi kepala nya masuk ke Bak mandi yang penuh berisi air.”

Saya, mendengarkan cerita mama, sambil bolak balik ke kamar – menenangkan Oi yang mendadak bangun dan menangis, ahhh – mungkin karena suasana pagi itu sangat hebooh…

Nggak lama berselang, Bapak sudah kembali nampak sehat. Bahkan setelahnya, Bapak menyempatkan sholat tahajud – meski sambil duduk, ibadah sunnah yang rutin dijalaninya. “Aku cuman masuk angin biasa, dulu waktu bapak SMU – pernah juga kayak gini” Begitu ungkapnya, seolah meminta kami untuk tidak terlalu  mengkhawatirkan kondisinya.

Bingung sekali Pagi itu..

Saya pun langsung BBM mas Bas..

Bapak Jatuh ning Kamar mandi lagi.. Alhamdulilah gpp, tapi bikin aku khawatir juga.. Ngeri rasane.. :( :(

Siangnya, setelah Bapak nampak jauuuuh lebih sehat, dan saya pun kembali mengabarkan ke Mas Bas

 Aseli deg2 an kalau kayak gini. Kamu jauh, Ayah Jauh. Kalau ada apa apa, musti kebagi 3 pikiranku. Nenangin mamah, Nenangin Oi plus mikirin cara menghandle Bapak. Ya Allah, mugi2 diparingi sehat. Muga2 aku bisa pindah jakarta, setidaknya deket Ayah…

Sungguh sediih kalau ingat itu semua..

Status BBm mas Bas, ” I wanna keep him around longer”…

Sehat sehatlah Bapak..  :( :( :(

 

1 Komentar

Filed under myself and I

Dimarahin Anak…

Wiken,di rumah, siang menjelang sore – waktu siap siap mau pergi sekolah musik. ;)

Bunda : “Sekolahnya pake KEMEJA aja yah Nak? Biar keyeeen”

Oi : “Loh, kok KEMEJA?? ini kan BAJU… BA.. JU.. Bunda ini gimana sih, kalau meja ya MEJA kalau kursi ya KURSI.”

Bunda : melongoo.. ngiyem… :mrgreen: :mrgreen:

Obat ngantuk di sore hari, ditengah kesibukan di akhir tahun.. Yeuuk mareee – akhir taon asooy geboyyy…

3 Komentar

Filed under embuh

2 laki laki kebanggaan saya..

Pastinya Pernah denger ungkapan kalau keberhasilan seorang istri bisa dilihat dari apa yang sudah dicapai oleh suami dan anak nya kan?

Saya, seriing banget denger ucapan itu keluar dari mulut ibu saya. Seolah kalimat, “mamah kan cuman ibu rumah tangga thok, jadi apa sing bisa diraih bapak, kamu dan mas iyan ituu yaa jadi prestasi ne mamah juga” selalu di dengungkan berulang ke telinga saya sejak zaman dulu kala.. :mrgreen: :mrgreen:

Continue reading

15 Komentar

Filed under husband, syauqi ku

Updating Life_ november…

Sedang dag dig dug menunggu sesuatu yang diharapkan akan membawa perubahan besar dalam kehidupan rumah tangga kami. Well, setidaknya itu alasan mengapa lama saya menghilang dan tidak mengupdate cerita di bulan ini.

Hanya bisa pasrah dan ikhlas dengan smua hasil akhirnya nanti. Meyakini bahwa semua atas kuasa Allah, dan tetap menjadi hamba yang selalu menaruh prasangka baik terhadap Nya.. ah, semoga..

Maaf untuk tidak dahulu bercerita panjang lebar disini temans.. Saat semuanya sudah pasti, saya janji – pasti cerita itu akan ‘terposting’ disini..

well, how’s life??

Mengawali postingan dengan menceritakan Oi rasanya jadi pilihan paling tepat yaa.. ;) .

15 November 2011 – 3 tahun 2 bulan umurnya.

Alhamdulilah, sudah hapal huruf hijaiyah dari Alif sampai Ya. Efek dari minta   belajar huruf hijaiyah di hampir tiap malam. Saking senengnya belajar huruf hijaiyah, Oi sering nemenin eyang mama dan eyang bapaknya ngaji. Sambil nemenin, mulut dan tangan kecilnya bekerja sama – menunjuk huruf yang dikenalnya dan berkata, “ini ma.. ini ja.. ini ba.. ini a” . Meskipun hanya huruf yang tidak bersambung yang baru dikenalnya, tapi sudah cukup bagus buat Oi. Pelan pelan kita belajar huruf hijaiyah sambung dan harakat  (tanda baca)- nya ya Nak?

Untuk huruf dan Angka latin, kemampuannya sementara masih menyusul di belakang huruf hijaiyah. Tapi bunda yakin, practice make perfect ya Nak? kita belajar lagi sama sama, pasti bisa.. ;)

Kamis, 24 November lalu, Di sekolah Oi diadakan latihan manasik haji yang diikuti oleh siswa TK dan PG. Dan bunda sengaja ijin masuk agak siang demi bisa melihat anaknya jadi haji kecil.

Dari jauh jauh hari Oi bahkan sudah woro woro sama bunda dan eyang mama nya kalo. “Oi mau naik haji“. Dan biasanya kami jawab dengan, “emang naik haji itu apa? Bunda taunya naik mobil – naik angkot – naik pesawat?”  :mrgreen: . Oi pun diem dan nampak bingung.. Besoknya, sepulang sekolah, Oi langsung ‘ngoceh’ ke Eyang mama – nya, ” Mama, Oi tau, naik haji ituuu – naik pesawat trus pake baju ihram bla bla bla…”.. hahahah – rupanya dia udah tanya ke guru nya.. :P

Dan, Oi jadi satu satunya murid PG cowok yang mau dipakein baju ikhram, murid PG yg cewek hanya memakai baju putih panjang saja. 2 murid PG cowok yg lain menolak mentah mentah, sampai lari ke tengah lapangan gara gara nggak mau pake ikhram. :D :D

Lantas, apakah oi serta merta ikhlas buat di pakein baju ikhram? :mrgreen:

Tentu saja tidak, Menurut bu guru – nya, ada drama sebelum akhirnya Oi pasrah dipakein ikhram.  Kata bu puput (guru – nya) , “Oi mau dipakein ikhram setelah dikasih pin ‘loh bunda, Oi tadi protes – maunya dipakein ikhram sama bu guru di kelas trus pintunya ditutup.”

Mendengar namanya disebut dan diceritakan ke bunda nya , Oi langsung protes, “Oi tuh malu pake baju ikhram, kan kliyatan nenen – nya!!!!” *Nyolot* :mrgreen:

Dan berikut beberapa foto Oi selama latihan manasik… :) :)

mukanya masih bete gara gara dipaksa pake ikhram

semangat cari batu kertas untuk lempar jumrah

Dan.. Apakabar sekolah musik Yamaha – nya??

Sabtu siang selalu saja membuat Oi semangat. Meskipun Oi jadi satu satunya cowok di kelas, tapi dia tetep semangat untuk belajar.  Oi paling suka saat dibacakan story board pinguin dan story board hongki si mobil.

Kemaren pulang dari les, Oi sempet foto foto berdua sama Grace.. aw aw aw.. bunda cemburu nak… :p

 

Ya, Oi memang salah satu alasan kenapa kami harus terus semangat menjalani hidup yang terpisah pisah ini dengan rasa syukur. Meskipun kadang berat untuk dijalani. Seperti beberapa hari lalu, saat rasanya kok adaaaa aja cobaan buat melatih kesabaran kami. Mulai dari mobil yang harus ‘nginep’ di bengkel sampai 3 hari dan sukses membuat saya agak kesulitan ngantor . Oi bahkan sempat berangkat sekolah naek angkot di hari kamis dan jumat. Tapi justru ini yang membuat saya bersyukur. Oh well, saya ndak anti ngankot loh yaaa?? Bagi yang kenal saya di dunia nyata, apalagi jaman kuliah, pasti tau kalo saya satu satu nya mahasiswi di kelas yg ndak punya kendaraan.. :mrgreen: . Awal awal di lampung pun saya sangat mengandalkan angkot sebagai alat transportasi. Baru setelah Oi lahir, kami ada rejeki buat beli motor dan akhirnya mobil tahun 90 an itu.

3 Hari tanpa mobil, tentu saja berat. Saya bahkan sudah lupa berapa tarif angkot. Alhamdulilah, Punya anak yg tangguh – tidak rewel dan sangat tahan banting. Oi semangat sekali saat diajak sekolah naek angkot dan bis. Buat Oi, naek angkot itu kereeeeeen sekali. Sungguh hebat liyat bunda dengan sepatu tingginya bisa naek bis saat bis mulai berjalan perlahan.. hahahhay – jangan ditiru ya Nak?? :mrgreen:

Untuk itulah kami sangat bersyukur, betapa Allah sangat memanjakan kami 3 tahun belakangan ini. Karena meskipun bukan keluar dari dealer, tapi kendaraan yang kami punya sudah sangat cukup untuk melindungi kami darii teriknya mentari dan hujan.. Alhamdulilah..

Oh iya, omong omong tentang panas dan hujan, cuaca di lampung sedang sangat tidak bersahabat nih. Sudah beberapa hari ini panaaaaas banget. pagi – siang – sore – malam. Sekalinya hujan, angin pun ikut menyumbangkan kekuatannya. Belum lagi proyek perbaikan jalan di akhir tahun yang ikut menambah ruwet jalanan di beberapa tempat di bandar lampung. Maka jadilah macet dimana mana. Minggu lalu saya sempat merasakan macet selama 2,5 jam. Sungguh sangat bosan ternyata – menunggu selama itu. Capek, bingung dan kesel karena nggak bisa ngapa ngapain selama macet *kecuali foto foto wajah jutek* . Dan tambah bingung saat tau kalo sumber kemacetan adalah banjir dari air laut di daerah pelabuhan panjang.

Ya Allah, cuman bisa komat kamit berdoa semoga mobil sedan saya ini nggak mogok di genangan air ituh…Alhamdulilah, Allah masih melindungi saya..

Hujan dan angin ini juga menyebabkan saya tertimpa ranting pohon seminggu yang lalu. Jalanan yang menanjak, lalu lintas padat merayap dan rimbun pohon di kiri kanan jalan, membuat saya cuman bisa pasrah saat tau ada ranting pohon sebesar paha manusia dewasa – rubuh. Hanya pasrah – berharap sangat ranting itu tidak jatuh di kaca depan..

Macet - muka jutek - cuaca buruk - potongan ranting pohon yang dipakai Oi buat mainan #ada ada aja..

Dan untuk kesekian kalinya, Allah masih melindungi saya. Ranting itu hanya mengenai bagian atap mobil tepat di atas kepala saya. Dan meninggalkan ‘tanda’ alias penyok :mrgreen: yang tak seberapa.

Tidak ada suatu kejadian yang sia sia, semua pasti ada hikmahnya. Berlindung, berdoa dan berharap hanya pada Allah – setidaknya itu yang saya tanamkan di hati saya..

Sudah sore temans… saia mau pulang dulu yaah..

Oia, berhubung lagi narsis.. ada bonus foto foto dari keluarga kami november ini.. *hahay – macam ada yg nge fans ajah* :mrgreen:

Yuuk, mari kita pulang…..

4 Komentar

Filed under kalo kita lagi ngumpul, myself and I, sekolah, syauqi ku

Masak masak lagi..

Yay, saya memang [masih] rajin masak spesial tiap wiken..

Alhamdulilah, selalu nemu resep yang menurut saya spesial, mudah dibuat dan disukai sama anak dan suami.. Kali ini, mau pamer hasilnya aja. Resepnya dapet nyontek di berbagai blog ibu ibu hebad nan pintar memasak!!!

donat kentang kuww..

Yang pertama bikin donat kentang. Sumpah, saya sukaa banget donat kentang yang menurut saya lembuut dan legit. Karena belum pernah bikin sendiri dan menyadari kalo saya sangat dodol dalam membuat kueh, maka saya hunting resep yang sekiranya mudah dan memungkinkan untuk dicoba..

Nggak perlu pake lama, sampe akhirnya saya nemu resep donat kentang ala [almh] bunda inong. *Al Fatihah bunda.. terimakasih karena masih meninggalkan ilmu yang bermanfaat* ..

Sempet ragu karena agak menyimpang dari resep, tepung nya pake 3 cup tepung terigu segitiga biru.. :D :D :D .

Tapi jadi juga, dan enyak enyak rasanya.. Biar lebih menarik, Donatnya saya lapisin pake coklat cair dan sprinkles warna warni sisa bikin cake ultah Oi.. Dan.. Karena bikinnya hari minggu, jadi Senin nya bisa buat bekal Oi ke sekolah…

 

Alhamdulialah..
Continue reading

15 Komentar

Filed under myself and I, recipe, Uncategorized

Hari ini…

Sama seperti beberapa hari belakangan ini,..

diawali dengan pose wajib sebelum nganterin Oi sekolah..

ditemani dengan lagu lagu KLa dan bawaan segabruk di jok sebelah, meluncur ke kantor tercintah..

Makan siang lebih istimewa dengan bekal yang kusiapkan sendiri pagi ini. Agak lebih santai di selasa pagi karena nggak perlu nyiapin bekal si Tole.. *dapet jatah dari sekolah* :mrgreen:

Menutup hari di kantor dengan secangkir kopi yang Nikmat dan segera beranjak dari kursi empuk ini, Yak Mari kita pulang!!!!!

 

bekal hari ini, a cup of coffee dan Oei Hui Lan..

bekal hari ini, a cup of coffee dan Oei Hui Lan..

Postingan nggak penting, karena sebenernya pengen numpang narsis di blog sendiri dan…. Oiya, dan sedang sangat penasaran dengan buku Oei Hui Lan.. #Semoga dapet bukunya ya Ayaah…. :D :D :D

5 Komentar

Filed under myself and I

3 tahun 1bulan 17 hari…

hahay.. mau cerita si bocah yang udah makin gede aja nih..

sambil nungguin kelengkapan berkas laporan bulanan yang bakal bikin saya gedabrukan hari ini.. ;)

3 tahun 1 bulan 17hari umurnya hari ini..

gini nih, kalo ndak pernah bikin update cerita si bocah, jadi bingung mau mulai dari mana.. :mrgreen:

Yak, mari kita mulai dengan cerita Oi di sekolah..
Continue reading

4 Komentar

Filed under syauqi ku

Me time (lagi)..

*posting singkat nan nggak penting sebenernya inih.. * :mrgreen: :mrgreen:

Senengnya bisa ‘curi waktu untuk ber – me time lagi setelah terlalu penat dengan pekerjaan.

Oia, kemaren saya sempetin diri buat jalan jalan ke Mall. Cuman sekitar 1 jam aja siy, niat awal beli kurma buat ‘cemilan’ eyang bapak. Eh, malah nyantol di salah satu stand kosmetik favorit saya..

 Beli loose powder sama eye liner, sambil masih mupeng sama lipstick dan laen laen. Hmmm, sejak dewasa dan kenal kosmetik, saya emang setia dengan merk ini. Harga terjangkau, sesuai kebutuhan, cocok di kantong dan muka – maka cukuplah, saya tidak melirik perlengkapan lenong yang lain *tapi kalo dibeliin ya ndak nolak* :mrgreen: :mrgreen:

Kalau dengan berkaca dan berdandan aja bisa bikin saya senang dan sumringah, apalagi kalau nyalon dan massage badan ya?? :D :D Setelah bosan dengan rambut keriting yang pernah saya ceritain disini , saya mulai eksperimen model rambut yang lain. Kali ini model rambut yang menurut saya paling ajaib.. hahahhaha, si mbak kapster nya sampe nanya berulang ulang, “beneran mbak? mau potong rambut model kayak gini?” dan saya jawab dengan sangat yakin, “iyaaah mbak.. ndak papa, wong ya ndak keliyatan ini.:D :D :D

Dan, meskipun nggak bisa dipamerkan, berikut saya tunjukkan model rambut terbaru saya *lihat pojok kanan bawah yaaa*

 Oia, selain udah punya salon langganan di lampung. Sekarang saya juga punya tempat massage favorit di lampung, namanya fusion reflexiology.  Letaknya di depan kantor cabang. Jadi tinggal ngesot ajah kalo pas laporan ke kantor cabang. :mrgreen: . Selain udah ‘kenal’ dengan mbak therapist – nya, saya juga paling suka sama kaca di tempat ini. bikin langsyiing sowalnya… :mrgreen: :mrgreen:

Owh, lupa cerita. Biasanya saya ambil paket pijat tradisional dan totok wajah… hmmm, dijamin, bikin fresh deh..

 

Hmmm, sekian deh postingan singkat tentang me time kali ini. Saya mau cabcus ke kantor cabang yang 50 kilo jaraknya itu.. Mau ambil persiapan buat hari listrik nasional esok hari..

Met sore temans,,..

 

9 Komentar

Filed under myself and I